Home / Edukasi Budaya

BKKBN Gandeng Disdik Tekan Pernikahan Dini

Selasa, 26 Jul 2016 | 07:24 WITA

 
Makassar, Upeks.co.id -- Tingginya angka pernikahan dini di Sulsel menjadi salah satu perhatian serius Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Untuk menekan itu, BKKBN akan lebih luas melakukan sosialisasi, khusus dalam lingkungan sekolah.

Program sosialisasi tentang resiko pernikahan dini ini akan melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel untuk menjangkau lingkungan pelajar, khususnya anak usia sekolah.
Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Rini Riatika Djohari, kerjasama dengan Disdik ini bukan hanya khusus masalah pernikahan dini, tetapi juga untuk memperluas jangkauan program penyuluhan tentang kesehatan reproduksi, seks pra nikah dan keluarga berencana.

"Kami berharap, melalui program ini para pelajar dan orang tua makin paham tentang permasalahan ini. Lebih khusus, agar mereka bisa ikut menekan angka pernikahan dini," ujar Rini, saat peringatan hari keluarga nasional, di Mall Panakukang Makassar, kemarin.

Rini menambahkan, tingginya angka pernikahan dini akan menjadi tanggungjawab semua pihak untuk kedepan meminimalisir hal yang sama terus terjadi.Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menegaskan, pihaknya akan membackup program penyuluhan tersebut untuk meminimalisir pernikahan dini kembali terjadi.

Menurutnya, pernikahan dini jangan hanya diliat dari sebabnya. Tetapi kedepan harus fokus pada masalah penyebab terjadinya pernikahan dini terjadi.

"Kalau itu sudah diidentifikasi, maka pernikahan dini bisa dicegah. Sebab itu, pemerintah selalu menekankan agar anak-anak diberi kesempatan menuntut ilmu di bangku sekolah," katanya.

Berbagai aktifitas dalam dunia pendidikan, kata Syahrul, akan sangat ampuh mengalihkan pikiran mereka, serta mengendalikan emosi masalah pernikahan dini. (eky/mah)

Penulis: Muh Aking

Editor: Mahatir

Berita Terkait