Home / Parlementaria

Erna Tuding Pemindahannya Tidak Prosedural

Rabu, 27 Jul 2016 | 10:31 WITA

 
MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Legislator Partai Gerindra Sulsel, Erna Amin masih tidak menerima proses pemindahannya di tingkat alat kelengkapan dewan. Dimana, Erna dipindahkan dari Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat ke Komisi A Bidang Pemerintahan.

Erna Amin pun menuding pemindahannya hanya merupakan inisiatif Ketua Fraksi Gerindra semata. Menurut dia, pada prinsipnya tak ada masalah soal kepindahan karena sebagai anggota dewan siap dipindahkan di mana saja.

"Semua komisi dan alat kelengkapan lain itu  baik. Yang menjadi masalah sepanjang melalui proses yang benar, tapi yang terjadi kali ini tidak melalui mekanime," katanya.

Pertama, sebut Erna, tidak ada rapat fraksi. Kedua, hal Itu bisa dilakukan bila ada rekomendasi dari partai. Sebab fraksi adalah alat perpanjangan partai di dewan.

Erna hanya mempertanyakan apakah sudah ada rapat fraksi. Apalagi sudah beredar di pimpinan terkait reposisi berdasarkan pemberitaan di media. "Saya sudah hubungi Sekwan dan Badan Kehormatan (BK) soal tingkat kehadiran saya sebesar 80%,"ucap Erna.

Soal pernyataan Ketua Fraksi Gerindra Rusdin Tabi bahwa dirinya pernah ditegur sebanyak dua kali itu juga tak benar. "Fraksi tidak pernah mengeluarkan surat dan saya juga tak pernah menerima. Jadi informasi itu bohong dan terlalu didramatisir," jelas mantan legislator PDK Makassar ini. (mah)

Penulis: Mahatir

Editor: Mahatir

Berita Terkait