Home / Parlementaria

Gerindra Sulsel tak Reken Agus

Rabu, 29 Jun 2016 | 08:51 WITA

GALANG KOALISI. Wakil Gubernur Sulsel Arifin Numang diapit Ketua DPD I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel Ridwan Andi Wittiri dan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Azhar Arsyad di salah satu hotel di Jakarta, beberapa waktu lalu. Agus intens menggalang koalisi partai politik menjelang Pilgub Sulsel 2018. MAHATIR MAHBUB

Tidak Masuk Daftar Balon Gubernur Usungan
MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Status incumbent Wakil Gubernur Sulsel bukan jaminan Agus Arifin Numang bisa dengan mudah mendapatkan rekomendasi usungan partai politik jelang Pilgub 2018. Buktinya, Partai Gerindra Sulsel tidak mereken (memperhitungkan) Agus.

"Partai tidak memasukkan nama Agus Arifin Numang dalam daftar bakal calon gubernur yang akan diusung," beber salah satu pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Gerindra Sulsel, Firmina Tallulembang, di ruang Komisi C DPRD Sulsel, Selasa (28/6) kemarin.

Menurut Firmina hanya tiga nama dari eksternal yang masuk daftar. Mereka adalah bupati Kabupaten Bantaeng Nurdin Abdullah, Legislator Partai NasDem DPR RI Luthfi Andi Mutty, dan mantan bupati Kabupaten Gowa Ichsan Yasin Limpo.

"Kalau kami di internal Gerindra tentu sangat menginginkan Ketua DPD I La Tinro Latunrung mau bertarung di Pilgub. Apakah di posisi calon gubernur maupun calon wakil gubernur," tuturnya.

Apalagi, sambung Firmina, khusus di Kabupaten Toraja Utara yang merupakan daerah pemilihannya, relawan La Tinro sudah menyebar ratusan baliho di 20 kecamatan. Begitupula di Kabupaten Tana Toraja.

Untuk figur eksternal, Firmina mengatakan sosok Nurdin Abdullah sangat diterima di Toraja Utara dan Tana Toraja. Bahkan jauh sebelum Nurdin banyak disebut bakal maju di Pilgub Sulsel.

"Nurdin selama ini dikenal sangat dekat dengan masyarakat gereja. Bahkan ketika Persatuan Wanita Kristen (PWK) berkunjung ke Bantaeng sekitar tahun lalu, Pak Nurdin sangat wellcome," katanya.

Meski begitu, Firmina menegaskan rekomendasi usungan Gerindra semuanya diputuskan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dia mencontohkan pada Pilkada Kabupaten Gowa 2015 lalu.

"Biar kami di DPD I berputar di satu nama, tapi kalau DPP memutuskan yang lain, maka harus diterima. Pilkada Gowa bisa jadi contoh. Gerindra mulai membuka pendaftaran sekitar Juli tahun depan," ujarnya.

Berbeda halnya dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel yang sudah memastikan mengusung Agus Arifin Numang di Pilgub Sulsel. Wakil ketua DPW PKB Sulsel, Irwan Hamid menyatakan Agus sudah sangat dikenal dan ditau di masyarakat, khususnya di Wilayah Luwu Raya.

"Kalau di Wilayah Luwu Raya Pak Agus yang paling dikenal dan ditau. Pak Ichsan dan Pak Nurdin juga ditau, tapi tidak begitu dikenal," terangnya.

Menurut Irwan figur Agus sudah punya modal dasar. Meski begitu, kata dia, Agus masih perlu bekerja ekstra lantaran pesaingnya juga merupakan figur yang cukup kuat. "Kalau PKB melihat Pilgub nanti hanya pertarungan Agus dan Nurdin," sebut Irwan saat ditemui di Komisi E DPRD Sulsel. (mah)
 

Penulis: Mahatir

Editor: Mahatir

Berita Terkait