Home / Parlementaria

Peluang Luthfi di Pilgub Menipis

Selasa, 08 Mar 2016 | 08:13 WITA

MASIH KISRUH. Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Luthfi Andi Mutty mendampingi Ketua Bappilu DPP Partai NasDem Enggartiasto Lukita saat peresmian Kantor NasDem Sulsel di Jalan Letnan Jenderal Hertasning, beberapa waktu lalu. Kisruh di internal NasDem Sulsel semakin memanas. GUNADI/UPEKS

MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Peluang Luthfi Andi Mutty di pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel, bakal menipis. Hal itu tidak lain imbas dari kisruh di internal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel belakangan ini.
 
Terlebih, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem telah mengeluarkan surat keputusan yang meminta adanya penataan kembali posisi Ketua DPW dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Sulsel.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Firdaus Muhammad menilai, upaya reposisi atau bersih-bersih yang dilakukan Luthfi Andi Mutty tidak lain untuk membangun loyalisnya agar bisa bertarung di Pilgub nanti.

Tapi dengan realita sekarang, dimana sejumlah kader NasDem yang menjadi korban reposisi terus melakukan perlawanan sehingga membuat posisi Luthfi sangat rawan. "Kisruh yang terjadi di internal NasDem bisa saja mengamputasi peluang Luthfi. Figur yang tadi melihat Luthfi agar bisa berpaket, bisa berpaling," sebutnya.

Menurut Firdaus, kandidat lain melihat seberapa besar kursi NasDem di Sulsel, selain ketokohan Luthfi Andi Mutty. Mulai dari pengaruhnya di partai hingga wilayah basisnya.  "Namun melihat perkembamgan sekarang, sepertinya sudah tipis," tuturnya.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Adi Suryadi Culla beranggapan bahwa tidak selamanya ketua partai harus diusung di pesta politik seperti Pilkada. Apalagi, mekanisme pengambilan keputusan di setiap partai jelas.

"Kalau saya tergantung mekanisme pengambilan keputusan di NasDem. Bagaimana tim seleksi bekerja dalam menyeleksi calon yang akan diusung di setiap momentum pesta politik," tandasnya.

Adapun, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPW Partai NasDem Sulsel, Tobo Khaeruddin memastikan peluang Luthfi di Pilgub tidak bertambah apalagi berkurang karena kisruh di internal NasDem Sulsel. Itu karena NasDem mengusung figur atau calon gubernur berdasarkan hasil survei.

"Meski posisinya ketua kalau kurang bagus surveinya, tidak mungkinlah diusung. Intinya, pergantian Pak Luthfi bukan karena konflik internal,
tapi aturan," tandasnya.

Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Bidang Media dan Komunikasi Publik Rudianto Lallo menambahkan,  berdasarkan arahan DPP, diharapkan semua kader Partai NasDem untuk menghentikan semua polemik di media. Terkait dengan reposisi di tingkat DPD se-Sulsel yang dilakukan DPW NasDem, merupakan arahan tim tujuh yang dipimpin Ketua Bappilu DPP NasDem Enggartiasto Lukita.

Selain itu, Rudi menyebutkan, saat ini NasDem Sulsel mempersiapkan acara pelantikan pengurus DPD secara serentak pada akhir Maret 2016 mendatang. Acara ini rencananya akan dihadiri Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (mah)

Penulis: Mahatir

Editor: Mahatir

Berita Terkait