Home / Parlementaria

PKPI Sulsel Bawa Isran ke Mahkamah Partai

Selasa, 21 Jun 2016 | 08:35 WITA

LANTIK DPK. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel Suzanna Kaharuddin menyerahkan surat keputusan kepada Ketua DPK PKPI Kabupaten Bantaeng, Herlina, Minggu malam lalu. Sebanyak 15 DPK PKPI dilantik. MAHATIR MAHBUB/UPEKS

Suzanna Lantik 15 Pengurus Kabupaten
MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel menuding Isran Noor selaku ketua umum PKPI telah melakukan pelanggaran partai. Itu setelah 27 DPP PKPI se Indonesia diganti tanpa alasan yang jelas.
 
“Ada 27 DPP se-Indonesia yang ketuanya diganti tanpa sebab. Termasuk di Sulsel. Ini sama saja melanggar AD/RT partai,” kata Wakil Ketua DPP PKPI Sulsel Muhammad Arqam saat menggelar buka puasa bersama dengan pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI se Sulsel, di Jalan Racing Center, Minggu malam (19/6).

Menurut Muhammad Arqam untuk melakukan pergantian ketua partai, Isran harusnya lebih dulu menggelar rapat harian kemudian diplenokan. Selain itu surat pergantian ketua partai di tingkat DPP harus ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal. Bukan wakil sekretaris jenderal.

“Kalau pak Isran sikapnya begini. Maka dia terancam diberhentikan sebagai ketua umum,” ujar Arqam.

Lebih lanjut Aqam mengatakan, sikap Isran yang melakukan pergantian ketua di 27 daerah akan dimintai penjelasan oleh Mahkamah Partai. Bila tidak bisa mempertanggungjawabkan maka ini kesalahan besar yang dilakukannya.

“Nanti 28 Juni dia pulang umroh. Di situ kami akan pertanyakan sikapnya di hadapan Mahkamah Partai. Takudaeng Parawansa (Wasekjen DPP PKPI) saja tidak tahu menahu kenapa harus bertandatangan sebagai Plt Ketua PKPI Sulsel saat itu. Bahkan SK itu ditandatangani di apartemen Irsan,”jelasnya.

Arqam berharap ada titik tengah untuk menyelesaikan konflik di internal partai ini. Pasalnya KPU akan melakukan verifikasi faktual jelang pemilu 2019 mendatang. Verifikasi itu akan dilakukan pada bulan Agustus tahun ini.

Sementara itu, Ketua DPP PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin secara resmi melantik 15 ketua Dewan Pimpinan Kabupaten dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.
“Hari ini ada 15 ketua DPK PKPI yang baru. Sisanya menunggu. Mereka tidak hadir karena berhalangan,” kata Suzanna.

Suzanna berharap, 15 ketua DPK PKPI ini langsug bekerja tanpa memikirkan persoalan yang membelit di internal partai ini. Pasalnya verifikasi faktual yang dilakukan KPU akan dimulai pada bulan agustus mendatang.

“Saya meminta ketua PKPI di kabupaten ini langsung bekerja. Target harus tercapai yakni satu fraksi satu kabupaten,”ucapya.

Selain itu, Suzanna pun mengimbau bagi ketua baru ini agar dalam menyusun pengurus di tingkat kelurahan dan kecamatan. Sebaiknya mencari pengurus yag berjiwa petarung.

“Jangan jadi caleg yang hanya mau tinggal diam. Bagiamana mau menang. Tapi yang paling utama menyediakan kantor dulu karena verifikasi akan dilakukan,”jelasnya. (mah)

Penulis: Mahatir

Editor: Mahatir

Berita Terkait