Home / Parlementaria

SYL Tidak Punya Panggung di NasDem

Selasa, 26 Jul 2016 | 07:03 WITA

PANGGUNGNYA KOMANDAN. Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dalam salah satu kegiatan Partai Golkar Sulsel di Lapangan Karebosi, beberapa waktu lalu. Syahrul dianggap tidak punya panggung di Partai NasDem.

 
MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, HM Roem kembali menegaskan jika Syahrul Yasin Limpo (SYL) adalah Golkar tulen dan tidak akan hijrah ke Partai NasDem.

Apalagi, menurut HM Roem, Syahrul tidak punya panggung di partai besutan Surya Paloh meski diposisikan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai NasDem.

"Pak Syahrul itu butuh panggung. Kalau di Partai NasDem sulit bagi Pak Syahrul. Sebab, di partai itu punya dinamika di internal yang berbeda-beda," terang HM Roem saat ditemui di DPRD Sulsel, kemarin.

Soal Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel, HM Roem menyatakan siapapun punya hak bertarung. Terlebih Bendahara DPD I Partai Golkar Sulsel, Ichsan Yasin Limpo.

"Peluang semua calon itu sama, tapi yang membedakan soal dukungan saja. Kalau Pak SYL dan Pak Ichsan, saya rasa bisa diselesaikan secara adat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo belum menentukan sikap terkait tawaran pindah partai ke NasDem dengan menduduki posisi sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Gubernur Sulsel dua periode ini menolak berkomentar mengenai hal tersebut. Dengan alasan dirinya masih aktif menjabat sebagai ketua DPD Golkar Sulsel. Apalagi menjelang Musda yang digelar pada Agustus mendatang.

“Saya masih tidak mau berkomentar masalah itu, karena saya masih ketua Golkar Sulsel. Saya juga ndak cari-cari jabatan,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan dirinya masih ingin mengabdi kepada masyarakat dengan partai sebagai pintu masuk. “Kalau jabatan apalagi, karena saya sudah jadi Gubernur. Hanya saja saya ingin aktualisasi pemikiran saya untuk rakyat,” ungkapnya.

Soal rangkap jabatan dengan maju di Musda yang akan bertarung dengan kader lainnya dan tawaran dewan pembina di DPP, kata ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini, dirinya akan mempertimbangkan hal tersebut.

“Kita lihat dulu karena belum juga Musdanya. Kalau soal dewan pembina nanti dipilih mana yang bagus,” ungkapnya. (and/mah)

Penulis: Andika

Editor: Mahatir

Berita Terkait