Home / Smart City

IGI Sebut Wagub Perlu Banyak Baca Data

Kamis, 07 Apr 2016 | 09:51 WITA

 
Baru-baru ini Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyampaika rasa empatinya terhadap porsi angatan pendidikan di Sulsel sangat minim, lebih mahal dari harga semangkuk bakso. Dalam rilis data dimediakan IGI, anggatan pendidika Provinsi Sulsel hanya Rp11.249 per siswa. Data itu tak main-main karena dirilis langsung oleh Ketum IGI Pusat, Muhammad Ramli Rahim.

Membaca isu berkembang dimedia, Pemprov Sulsel langsung menanggapi data tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel, Sidik Salam protes data dari IGI. Menurut Sidik, porsi anggatan pendidikan Sulsel sudah sangat besar karena ada transfer dari APBN.

Rupanya bukan Kadis Pendidikan Sulsel saja yang protes, Wagub Sulsel Agus Arifin Numang juga gerah atas pernyataan Ketum IGI Ramli Rahim dan lantang menyebutkan jika data IGI salah dan meminta membuka data induk.

Menanggapi pernyataan Wagub Arifin Numang, Ketum IGI Pusat Ramli Rahim menilai wagub perlu banyak membaca data. "Wagub bilang data kami salah data. Pak Wagub kan pernah menjabat ketua DPRD Sulsel harus jujur ke masyarakat kalau memang dana pendidikan di Sulsel memang 2,4% jauh dari angka 20%, kadis Pendidikan Sulsel sendiri yang katakan," ungkap Ramli Rahim, Rabu (6/4/2016).

Menurut Ramli, jika pun Wagub berkilah bahwa dana itu mungkin diluar dana hibah dari APBN, maka  digabungkan dengan dana Hibah APBN pun  APBD Sulsel masih juga memalukan, hanya Rp.76.000 persiswa pertahun atau 2,4% seperti yang disampaikan Kadis dan juga tertera dalam Neraca Pendidikan Daerah Kemendibud RI.

"Angka itu menempatkan Sulsel diposisi ketujuh dari bawah jika dihitung dengan gabungan dana Hibah dan APBN. Berbicara IPM, saya memang kemarin tidak pernah membahas IPM, saya tahu IPM Sulsel sekarang sudah di posisi 15 dari 34 Provinsi di Indonesia," katanya. (fjr/ris)
 

Penulis: fjr

Editor: Paris

Berita Terkait