Home / Sulsel Membangun

Polair Selayar Diduga Peras Nelayan Bulukumba

Sabtu, 06 Feb 2016 | 14:54 WITA

BULUKUMBA, UPEKS.co.id -- Oknum Polisi Air (Polair) Selayar dilaporkan memeras nelayan-nelayan asal Bulukumba.

 

Informasi dihimpun Upeks, Sabtu (6/2/16) pagi, Bos kapal asal Tanah Beru, H Kardi menerima laporan tadi malam, Jumat (5/2/16) dari Kapten kapal nelayan miliknya. Oknum Polair meminta uang Rp500 ribu setiap kapal sebagai bentuk ancaman guna memuluskan tidak dilaporkan ke Polres Selayar.

 

"Dua kapal saya mau berangkat menuju Selayar, karena kemalaman jam 9 malam di Pulau Pasi yang berbatasan perairan Selayar- Bulukumba, beberapa Polair Selayar tiba- tiba menahan kapten kapal saya. Polair mengatakan kepada saya mana Izin tangkap dan izin layarnya, saya bilang kalau ada kekurangan nanti saya lengkapi di Selayar," akunya.

 

Dijelaskannya, begitu Polair tidak terima percakapan lewat telepon seluler H Kardi, nanti tiba di Selayar baru dilengkapi. Oknum Polair tiba- tiba mengancam balik akan menahan dua kapal miliknya untuk dibawa ke Polres Selayar.

 

"Saya bilang ke Polair, jadi apa mauta Pak? Polair bilang saya akan tahan kalpalta Pak Kardi. Namun tidak berselang satu jam, Kapten kapal saya yang bertugas mencari ikan disana, langsung menyerahkan uang Rp1juta untuk dua kapal saya. Uang tersebut diberikan kepada Polair karena Kapten kapal saya dipaksa," jelas H Kardi

 

H Kardi mengungkapkan, sudah banyak sebenarnya jadi korban pemerasan oknum Polair Selayar. Hasil perasannya bervariasi, ada Rp1juta hingga Rp2juta perkapal.

Penulis: Sufri

Editor: A Nur Seven

Berita Terkait