Home / Parlementaria

HATITA Terbesar, IMAN Paling Minim

Rabu, 21 Okt 2015 | 10:04 WITA

 
TIGA pasangan calon (Paslon) telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Pilkada Maros ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
 
Dalam laporan tersebut, paslon nomor urut tiga Hatta Rahman-Harmil Mattotorang (Hatita) menghimpun 
sumbangan dana kampanye paling besar yakni Rp500 juta. Kemudian disusul paslon Husain Rasul-Sudirman 
 
(Hadir) sebesar Rp129 juta, dan paling minim Imran Yusuf-Said Patombongi (Iman) sebesar Rp48  juta.
Ketua KPUD Maros Ali Hasan merilis, sumbangan dana kampanye untuk paslon Iman berasal kantong pribadi Imran Yusuf. Sedangkan partai pengusung, diantaranya PKS, Hanura, dan PBB tak memberikan dana bantuan.
 
“Jadi sumbangan untuk pasangan nomor 1 hanya berasal dari Imran Y?usuf, partai politik atau gabungan 
parpol tidak ada. Sumbangan pihak lain perseorangan tidak ada, sumbangan pihak kelompok tidak ada 
juga, “ ujar Ali Hasan.

Sementara untuk pasangan nomor urut 2 Husain Rasul -Sudirman ? (Hadir) laporan sumbangan sebesar Rp129 juta. Husain Rasul sendiri tak berkontribusi di sumbangan ini. Justru istri Husain Rasul, Tenri Uleng 
yang menyumbang Rp15 juta dan Sudirman yang mengeluarkan uangnya sebesar Rp100 juta, sementara sisanya didapat dari sumbangan dari pihak perseorangan.
 
“Untuk pasangan nomor dua, Rp 100 juta dari Sudirman, sisanya dari pihak perseorangan yakni Tenri 
Uleng Rp15 juta. Namun sudah berwujud barang berupa 60 kodi jilbab, A. Patarai Amir senilai Rp4 juta 
dalam bentuk 1.000 biji pemenangan dan 500 lembar sarung," paparnya.

Sedangkan untuk pasangan nomor urut 3 Hatta Rahman - Harmil Mattorang laporan sumbangan dana 
kampanyenya sebesar Rp500 juta. Sumbangan ini berasal dari masing-masing pasangan, pihak perseorangan, dan PAN sebagai partai pengusung.
 
“Sumbangan Hatta Rahman Rp200 juta, Harmil Mattotorang Rp100 juta, pihak perseorangan Hj Suraidah Rp50 juta, pihak perorangan Awaluddin Rp50 juta, dan PAN Rp100 juta,"bebernya.
 
Menurut Ali Hasan, laporan sumbangan dana kampanye ini adalah yang kedua kalinya. Sedangkan untuk yang ketiga paslon akan menyerahkan laporan penggunaan dana kampanye setelah pencoblosan. 
"Nanti untuk  laporan terakhir dana kampanye paslon akan diaudit oleh akuntan profesional," pungkasnya. (alf/mah)

Penulis: Alfi

Editor: Mahatir

Berita Terkait