Home / Aksi Korporasi

Program Pelayaran Wisata Pelni Masih Dibahas

Kamis, 14 Jan 2016 | 18:52 WITA

 
MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Keberlanjutan dari program pelayaran wisata yang digarap PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) untuk di tahun 2016 ini belum dapat dipastikan. Namun saat ini, dari pihak Pelni sendiri masih ada upaya untuk menindaklanjuti program yang pernah digarap tahun 2015 kemarin.

Demikian penuturan diungkapkan General Manager PT. Pelni Cabang Makassar, Bakhtiar kepada Upeks, belum lama ini.
Ia mengatakan, perencanaan itu masih dibahas di Pelni pusat. Namun tidak menutup kemungkinan, di tahun ini akan ada tetapi dengan formulasi yang berbeda. Sebelumnya, kata dia, program pelayaran wisata tersebut telah dilakukan di Raja Ampat dan Wakatobi.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) semakin serius untuk mengembangkan bisnis wisata baharinya. Setelah meluncurkan 7 rute paket wisata bahari menggunakan kapal tahun lalu, kini perusahaan pelat merah itu berniat untuk mengoperasikan salah satunya secara rutin. Paket wisata dari Semarang menuju Karimunjawa akan dioperasikan setiap 2 minggu sekali.

“Kami akan optimalkan wisata bahari ke Karimunjawa selama 2 minggu sekali mulai bulan ini,” ujar Achmad Sujadi, Manager Komunikasi dan Kelembagaan PT Pelni.

Perseroan meyakini ekspansinya ini akan berhasil meraih wisatawan lebih banyak lagi. Menurutnya kapal Pelni memiliki keunggulan untuk berlayar ke Karimunjawa dibanding lainnya. Ombak yang cukup tinggi diyakini bisa diatasi menggunakan kapal besar miliknya.

Tak hanya itu. Bahkan untuk memaksimalkan wisata bahari ke Karimunjawa, Pelni juga sudah menggandeng maskapai pelat merah Garuda Indonesia. Untuk menikmati paket tersebut, wisatawan dari Jakarta bisa membeli paket yang sudah dilengkapi dengan tiket pesawat ke Semarang. Ketika sampai di pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan naik kapal ke Karimunjawa.

“Kemarin waktu lebaran, 1 kapal yang kapasitasnya 500 orang sudah terisi 160 wisatawan,” paparnya.
Meski mengembangkan paket wisata ke Karimunjawa, tetapi perseroan masih belum berniat untuk menambah jadwal operasi rute-rute lainnya. Kata Sujadi beberapa rute ke Batam dan rute ke Indonesia Timur tetap kan dioperasikan 2 bulan sekali.

Asal tahu saja, saat ini Pelni memiliki 25 kapal. Sebagian besar armadanya kini telah dirombak menjadi 1 kelas untuk melayani angkutan penumpang. Perseroan hanya menyisakan sebanyak 3 armada dengan sistem kelas untuk melayani paket wisata bahari seperti KM Kelud, KM Tatamailau dan KM Tidar.(Kho)

Penulis: Nurkholis

Editor: H Abd Jabbar

Berita Terkait