Home / Sulsel Membangun

Rp1,5 M Dana Masjid Tanru Tedong Dipertanyakan

Senin, 09 Mei 2016 | 09:12 WITA

 
SIDRAP,UPEKS.co.id -- Kejari Sidrap aktif mengusut pembangunan Masjid Raya Tanru Tedong. Proyek yang dikerja sejak 2013 itu mandek satu tahun di 2015. Ironinya, proyek dianggarkan kembali pada APBD 2015  Rp1.542.300.000 untuk pembangunan tahap II, sementara pembangunan tahap II sudah dikerja 2014.

Anehnya, meski masuk APBD 2015, proyek mandek 2015. Sementara pada APBD Perubahan 2015, anggaran dinihilkan tanpa ada kejelasan terkait anggaran Rp1,5 M.
Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Sidrap melalui Kasi Perencanaan dan Pengawasan Bidang Permukiman, Victor Napitu, ST mengakui dana pembangunan Masjid Raya Tanru Tedong 2015 sebesar Rp1,5 M.

Terkait penggunaan anggaran, Victor mengaku tidak tahu dan tak ada kegiatan pembangunan 2015. "Mengenai anggaran 2015 dan dinihilkan pada APBD-P 2015, peruntukannya silahkan ditanyakan pada Kabid Permukiman," tutur Victor kepada Upeks di ruang kerjanya baru-baru ini.

Kabid Permukiman Dinas Cipta Karya, Musyafir Tajuddin, ST,MT yang berulang kali berusaha dikonfirmasi, enggan komentar.Menanggapi masalah itu, Sekda Sidrap, H Ruslan mengatakan, kejadian itu bukan, hanya saja anggaran dialihkan ke belanja lain. Lebih tepatnya, silahkan ditanyakan ke Bappeda.

Kepala Bappeda melalui Kabid Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Ihsan Samad mengaku tak tahu persoalan itu, nanti saya coba telusuri. Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sidrap melalui staf Bidang anggaran BPKD mengakui ada anggaran.
 
Dijelaskannya, proyek pembangunan Masjid Raya Tanru Tedong masuk dalam program APBD 2015 sebesar Rp1,542.300.000. Menurutnya, anggaran dinihilkan dalam APBD-P 2015 dan tidak mengetahui angarannya digeser ke belanja mana. (ard/arf).

Penulis: Ardiansyah

Editor: Muh Arafah

Berita Terkait